Sedangkan sarana dan prasarana kesehatan Rp2,49 miliar karena ada 4 unit puskesmas, 4 puskesmas pembantu, 1 unit gudang obat, dan 1 unit polindes yang terdampak banjir.
Untuk kerugian pertanian mencapai Rp43 miliar, perkebunan Rp76,9 miliar. Lahan yang terdampak sawah 970,3 hektare, jagung 83,5 hektare, laiinya 11 hektare, dan tambak 727,4 miliar.
Sementara, kerugian koperasi dan UMKM Rp2,1 miliar, perdagangan Rp600 juta, lingkungan hidup Rp7,8 miliar, pangan Rp306 juta, serta pemerintahan desa Rp4,67 miliar.
(Rizka Diputra)