Pemilu 2019 Harus Dievaluasi dan Dicarikan Solusi

Antara, Jurnalis
Rabu 26 Juni 2019 20:34 WIB
Siti Zuhro (Foto: Sindonews)
Share :

JAKARTA - Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 dinilai banyak memunculkan dampak negatif sehingga harus dievaluasi dan dicari solusinya yang lebih membumi.

"Pemilu 2019 yang pelaksanaannya secara serentak, yakni pemilu legislatif dan pemilu presiden, banyak memberikan dampak negatif, mulai dari praktik politik uang, pembelian suara, kendala distribusi logistik, maupun beban kerja petugas lapangan yang sangat berat sehingga ada sekitar 700 petugas di tingkat TPS (tempat pemungutan suara) yang meninggal dunia," kata Peneliti senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R Siti Zuhro, seperti dikutip dari Antaranews, Rabu (26/6/2019).

"Solusi yang harus dipikirkan adalah menata ulang desain pemilu yang jauh lebih rasional dan membumi. Jangan dipercaya lagi pada desainer-desainer pemilu 2019 yang mengedepankan pemilu borongan dengan lima kotak suara," imbuhnya.

Sepanjang sejarah pemilu di Indonesia sejak tahun 1955, kata dia, Pemilu 2019 adalah yang terburuk, sehingga harus dievaluasi dan dicari solusinya. "Pemilu 2019 betul-betul seperti menara gading dan tidak berpijak di bumi Indonesia," katanya.

Baca Juga: Moeldoko Sebut 3.000 Massa Demo ke MK saat Putusan Gugatan Pilpres

Dikatakannya, Indonesia adalah negara kepulauan yang luasannya secara geograris sangat besar dan kondisi alamnya berbeda-beda, sehingga seluruh daerah tidak bisa disamakan kondisinya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya