Optimisme Kementan Genjot Luas Tambah Tanam di Tengah Kemarau

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Senin 08 Juli 2019 18:07 WIB
Dirjen Ketahanan Pangan Kementan, Sumardjo Gatot Irianto
Share :

Nasib pentani terdampak kekeringan

Kementerian Pertanian menyebut ada 100 kabupaten kota di Indonesia yang mengalami kekeringan di musim kemarau 2019. Sebarannya di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat.

"Di Banten ada 3.000 hektaran, Jawa Barat agak besar 25 ribu hektaran dengan fuso 624 hektare. Jawa Tengah sekitar 32 ribu, Yogyakarta 6 ribu, dan Jawa Timur 32 ribu hektare. Untuk NTT lebih kurang 50 haktere," ujar Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy meminta petani yang terdaftar dalam Program Asuransi Usaha Tani padi (AUTP) segera mengajukan klaim ke PT Jasindo, bila mengalami gagal panen akibat kekeringan. Petani akan mendapat Rp6 juta per hekater dengan masa pertanggungan selama masa tanam.

"Kami harapkan petani yang sudah membayar premi asuransi, tolong diklaim kalau memang sawahnya kering. Langsung diganti oleh Jasindo Rp6 juta per hektare per tanam," kata Sarwo Edhy.

Data di pihaknya, ada sekitar 232.255 hektare lahan di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang terdaftar dalam program AUTP. Untuk program ini, petani membayar Rp36.000 per bulan, sedangkan sisanya Rp144.000 ditanggung oleh pemerintah.

Sedangkan petani yang tidak terdaftar dalam program AUTP akan mendapat bantuan benih dari pemerintah.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya