JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan wilayah Arafah, Musdalifah dan Mina (Armuzna) sebagai titik krusial dalam ibadah haji. Pasalnya, kemampuan mental dan fisik jamaah akan diuji di tempat ini.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka, mengatakan tim kesehatan akan menaruh perhatian lebih untuk memantau jamaah haji asal Tanah Air ketika berada di tiga wilayah tersebut.
"Iya (tim kesehatan siaga), tapi sekali lagi enggak bisa Kemenkes sendirian yang bekerja, mesti melibatkan stakeholder lainnya," kata Eka saat berbincang dengan Okezone, beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, wilayah Armuzna menjadi titik krusial karena seluruh jamaah haji dari penjuru dunia berkumpul di tempat tersebut. Dengan demikian, kondisi di sana bisa dikatakan sangat padat ditambah lagi dengan cuaca cukup ekstrem.
"Itu betul-betul krusial karena seluruh jamaah berkumpul dan itu mempengaruhi proses transportasinya. Jika terjadi keterlambatan transport, jamaah tak terangkut dari Arafah ke Musdalifah, ini bisa potensi terserang penyakit," tuturnya.
"Lalu kalau dari Musdalifah (ke Mina) terlambat lagi diangkut, itu bisa terkena ancaman heatstroke," sambung Eka.