Walimatus Safar, Corak Keragaman Jelang Keberangkatan Haji di Indonesia

Fahreza Rizky, Jurnalis
Sabtu 13 Juli 2019 10:30 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilakukan oleh umat Muslim jika mampu. Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, Indonesia selalu mengirimkan jamaah haji ke Tanah Suci dengan jumlah besar tiap tahunnya.

Corak keragaman Indonesia yang ditandai dengan banyaknya budaya, adat istiadat, kepulauan, perbedaan historis, dan lain-lain, mempengaruhi praktik ritus keagamaan di kalangan kaum Muslim Tanah Air itu sendiri, tidak terkecuali soal haji.

Misalnya saja soal tradisi walimatus safar yang kerap dilakukan masyarakat di beberapa daerah. Ritus ini tidak dikenal dalam manasik haji karena memang tak berhubungan dengan tata cara ibadah sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Namun oleh sebagian kalangan pelaksanaan ritus ini diyakini tak masalah untuk dilakukan, sepanjang niatnya tidak untuk riya' dan tak dianggap sebagai bagian dari ibadah haji.

Tradisi walimatus safar dilakukan dalam bentuk mengaji, berdoa serta kumpul bersama sanak saudara, tetangga, anak yatim maupun fakir miskin sebelum seseorang berangkat haji ke Tanah Suci. Harapannya semata untuk meraih ridho Allah SWT.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag), Muhajirin Yanis, mengatakan tradisi masyarakat sebelum pergi haji tersebut tak masalah untuk dilakukan sepanjang tidak menyalahi syariat agama.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya