Sebelumnya, beberapa waktu lalu guru Rumini sempat membeberkan, jika pada Selasa 2 Juli 2019 ada dua utusan Pemkot Tangsel menyambangi kediamannya. Kedua utusan itu lantas menanyakan banyak hal tentang kasus Pungli yang dilontarkan Rumini.
Namun sayangnya, kedatangan tim Investigasi itu bukan semata menggali data dan fakta yang diungkap Rumini. Melainkan menawarkan penyelesaian secara kekeluargaan dan perdamaian. Sontak Rumini menolak, dia bersikeras akan melanjutkan laporan Pungli hingga ke meja hijau.
"Kemarin berdua (Tim Inspektorat) ke rumah. Terus tanya-tanya soal yang ramai diberitakan soal Pungli itu. Lalu dia bilang, secara kekeluargaan saja lah bu, namanya ibu kan warga Tangsel, apapun itu ya kita bikinlah seenak-enaknya bu, sekondusif mungkin," terang Rumini menirukan perkataan petugas Imspektorat yang datang.
Baca Juga: Redam Isu Pungli, Tim Pemkot Tangsel Minta Guru Rumini Berdamai
Dilanjutkan Rumini, apapun yang diiming-imingi untuk meredam soal Pungli itu tak akan membuat pendiriannya goyah. Termasuk dengan menawarkan, agar dia mengajar kembali di sekolah.
"Kalaupun ditawarkan, saya enggak mau kembali mengajar di sana. Saya enggak tahu dia mau mengajak kembali mengajar lagi atau enggak, intinya petugas itu mengajak kekeluargaan," tutur dia.
(Fiddy Anggriawan )