KPAI: Megawati dan SBY Miliki Peran Penting dalam Melindungi Anak Indonesia

Fadel Prayoga, Jurnalis
Jum'at 19 Juli 2019 22:09 WIB
Penghargaan KPAI (Foto: Fadel/Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto menyatakan, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempunyai peran penting dalam melindungi anak di Indonesia.

Ia mengatakan, kedua tokoh itu mengeluarkan kebijakan penting ketika menduduki kursi orang nomor satu di Tanah Air. Dia mencontohkan, Megawati dahulu menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 77 Tahun 2003 tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"SBY juga berperan dengan kebijakannya, Inpres tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak (GN AKSA), perubahan Kementerian Pemberdayaan Perempuan menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, hingga UU Pornografi," kata Susanto dalam sambutannya di acara KPAI Award di Gedung iNews Center, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Menurut dia, seluruh kebijakan yang dicetuskan oleh mereka sangat berpengaruh dalam melindungi anak di Indonesia.

"Apa yang telah dicetuskan oleh Presiden ke-5 dan ke-6 memiliki dampak luar biasa bagi ikhtiar perwujudan dan pemajuan penyelenggaraan perlindungan anak di Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Raih Penghargaan Provinsi Peduli Anak dari KPAI


KPAI memberikan penghargaan kepada Megawati dan SBY berkat jasa mereka di bidang perlindungan anak. Pemberian penghargaan itu diwakili Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mewakili Megawati. Sementara, untuk SBY diwakili oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Mudah-mudahan anugerah KPAI memberikan inspirasi sekaligus menjadi pemacu dan pemicu kemajuan kualitas anak Indonesia menjadi lebih baik," kata dia.

Berikut daftar penerima penghargaan KPAI 2019:

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya