Pompanisasi Bantu Selamatkan Pertanian Purwakarta dari Kekeringan

, Jurnalis
Senin 29 Juli 2019 10:02 WIB
Sarwo Edhy saat meninjau sistem pompa di Desa Cibodas, Purwakarta (Foto: Kementan)
Share :

PURWAKARTA - Kekeringan di musim kemarau juga berdampak bagi pertanian Kabupaten Purwakarta. Namun dengan penanganan yang cepat, lahan yang terdampak kekeringan bisa diselamatkan

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy didampingi Wakil Bupati Purwakarta H Aming dan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Agus R Suherlan memantau persawahan di Desa Cibodas Kecamatan Bungursari, Purwakarta pada Rabu 24 Juli 2019 lalu.

"Kita memantau persawahan yang terdampak kekeringan namun masih bisa diselamatkan. Sejauh mana perkembangan dan penanganan di Purwakarta agar tanaman padi tetap tumbuh di musim kemarau ini," ujar Sarwo Edhy.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pangan Pertanian Purwakarta, ada sekitar 1.500 hektare, dan yang bisa diselamatkan kurang lebih 500 hektare, termasuk persawahan berlokasi di Desa Cibodas.

"Kami sudah melihat bahwa melalui pompanisasi menarik air dari sumber-sumber air terdekat baik dari sungai besar maupun sungai kecil, Alhamdulillah hasilnya cukup signifikan bisa mengalirkan air ke sawah-sawah yang potensi kekeringan," kata dia.

Sarwo Edhi menambahkan, untuk persawahan yang sudah puso kurang lebih ada 254 hektare dan 54 hektaree di antaranya sudah masuk ke program asuransi, artinya petani hanya membayar Rp36.000 premi karena yang Rp144.000 sudah ditanggung oleh pemerintah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya