KARANGANYAR - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dahlan Rais menyatakan organisasinya enggan meminta jatah kursi menteri ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, jika Jokowi membutuhkan, Muhammadiyah siap memberikan kader terbaiknya untuk masuk ke Kabinet Kerja jilid II.
Menurut Dahlan Rais, Muhammadiyah terbuka kesempatan meminta jatah kursi menteri ke Jokowi, karena menjelang penyusunan kabinet, Jokowi kerap bertemu Muhammadiyah.
"Komunikasi menjelang penyusunan kabinet dengan Presiden selalu ada. Malah Pak Presiden, sepertinya, senang kalau diundang Muhammadiyah," kata Dahlan Rais di sela peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Papahan, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (1/8)2019).
Dia mengatakan Muhammadiyah memahami soal posisi menteri merupakan hak prerogatif Presiden, karena itulah Muhammadiyah tidak ikut-ikutan meminta jatah kursi menteri. Namun, bila diminta, Dahlan menyebutkan, Muhammadiyah siap memberikan kader-kader terbaiknya.