"Rupanya dia telah menggunakan cara ilegal untuk meninggalkan negara ini," tambah Esmaili sebagaimana dikutip BBC, Minggu (4/8/2019).
Payam Akhavan, seorang profesor hukum internasional yang telah terlibat dalam kasus ini, mengatakan kepada media Kanada bahwa: "Dia (Malekpour) dibebaskan sementara dari penjara di Iran menyusul tekanan dari badan-badan hak asasi manusia PBB, dan dia harus melapor ke otoritas penjara lagi.
"Tapi dia malah meninggalkan negara itu dan datang ke Kanada melalui negara ketiga."
Saudara perempuan Malekpour mem-posting video dia tiba di Kanada di media sosial.
"Mimpi buruk akhirnya berakhir. Dia kembali ke rumah dan bertemu kembali dengan saudara perempuannya. Terima kasih Kanada atas kepemimpinanmu," tulisnya. Dia tidak memberikan perincian tentang situasi sekitar kepulangan saudaranya.