Namun, diakui Luhut, kalau memang rakyat menginginkan Gibran atau Kaesang terjun ke politik dengan menjadi cawalkot Solo bagus juga. Itu pun kalau mereka mau. Lagi pula menjadi wali kota merupakan sesuatu yang sangat baik
"Saya pikir kalau dia mau dan rakyat mau bagus juga, dia anak muda di Solo. Jadi jangan terus tiba tiba pengen jadi presiden," tuturnya.
Nama Gibran dan Kaesang diketahui masuk sebagai figur potensial sebagai cawalkot Solo pada Pilkada 2020. Hal tersebut berdasarkan hasil riset kepemimpinan Kota Solo periode 2020-2024 oleh Laboratorium Kebijakan Publik Unisri Solo.
Baca Juga: Jika Gibran dan Kaesang Jadi Cawalkot Solo, Terjadi Politik Dinasti?
(Arief Setyadi )