PEKANBARU - Kebakaran terjadi di dekat kawasan konsesi PT Surya Dumai Group di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan.
"Lokasinya berbatasan dengan lahan PT Surya Dumai. Luas areal yang terbakar di sana mencapai 20 hektar," kata Kapolek Tempuling AKP Subagja Selasa (6/8/2019).
Baca Juga: Pemprov Jambi Bantah Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Indonesia Sampai Malaysia
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan kebakaran di sekitaran PT Surya Dumai. Kebakaran di sekitaran area milik Surya Dumai sudah terjadi selama sepekan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Inhil Yuspik menegaskan, selain Kecamatan Tempuling Karhutla juga terjadi lima kecatan lain yakni Enok, Kuindra, Batang Tuaka, Gaung Anak Serka, dan Keritang.
"Untuk pemadaman kita dibantu pihak perusahaan PT SRL. Selain itu pemadaman juga dilakukan melalui via udara," imbuhnya.
Satgas Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) Riau sendiri sudah melakukan rekomnedasi agar kebakaran di sekitaran PT Surya Dumai ditindak lanjuti pihak kepolian.
Selain PT Surya Dumai, ada empat perusahaan lagi yang diminta kasus Karhutla diusut yakni PT Jatim Jaya Perkasa Teluk Bano II, PT Wahana Sawit Subur Indah , PT Seraya Sumber Lestari dan PT Langgam Inti Hibrindo (LIH).
Baca Juga: Asap Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Sudah Masuk Malaysia
Tim Satgas Udara Karhutla Riau Kolonel Jajang menegaskan bahwa perusahaan wajib menjaga lahannya dari kebakaran. Kodisops Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru juga mengatakan kebakaran dalam radius 5 kilometer masih menjadi tanggungjawab perusahaan.
Selain itu kebakaran juga terjadi di konsesi PT Arara Abadi anak perusahaan Sinarmas Group dan konsesi ladang minyak milik Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako (BOB BSP)-Pertamina Hulu di Kabupaten Siak.
(Fiddy Anggriawan )