MOROTAI - Festival Morotai yang berlangsung di Daruba, ibu kota Kabupaten Pulau Morotai, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), karena menampilkan tarian kolosal dan musik tradisional Bambu Hitada (Tada) oleh 2.196 orang.
Ribuan pemain musik tradisional bambu tada serta pemain Juk dan vokalnya berasal dari sejumlah desa di lima kecamatan kabupaten Pulau Morotai.
(Pagelaran Musik Kolosal Bambu Tada dalam rangkaian puncak acara Festival Morotai 2019 sukses Meraih ReKor MURI sebagai pagelaran Musik Bambu Tada dengan Peserta Terbanyak/ dok Humas Pemkab Morotai)
Bupati Morotai Benny Laos mengatakan, selain alam dan budayanya yang luar biasa. Morotai juga mempertahankan tradisi leluhur hingga kini. Salah satunya musik tradisional khas Morotai, Bambu Tada. Musik Bambu Tada merupakan orkestrasi musik dari instrument yang terbuat dari bambu yang mainkan secara berkelompok.