Seorang Pengacara Gay Calonkan Diri Jadi Presiden Tunisia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 13 Agustus 2019 16:17 WIB
Mounir Baatour. (Foto: AP)
Share :

Pemilihan umum Tunisia semula direncanakan untuk digelar pada November, namun dipercepat setelah meninggalnya presiden petahana, Beji Caid Essebsi bulan lalu. Pemilihan tersebut akan digelar pada 15 September.

BACA JUGA: Presiden Tunisia Beji Essebsi Meninggal di Usia 92 Tahun

Perdana Menteri Tunisia, Youssef Chahed pada Kamis mengatakan bahwa dia akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden mendatang. Dia kemungkinan akan menghadapi persaingan dari Abdelfattah Mourou dari Partai Ennahdha dan tokoh media kontroversial Nabil Karoui.

Sampai Kamis pekan lalu, sebanyak 50 kandidat telah mendaftarkan pencalonan mereka.

Tunisia telah dipuji sebagai negara yang berhasil bertransisi menuju demokrasi yang jarang muncul dari pemberontakan Arab Spring. Namun, negara itu tengah berjuang menghadapi serangan jihadis yang terus terjadi, inflasi dan angka pengangguran.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya