Sebab, sambung Tito, yang bersangkutan menjadi korban serangan pelaku teror pada 17 Agustus 2019. Dimana pada saat itu korban sedang melakukan jaga di mapolsek Wonokromo. Waktu itu tersangka pura-pura buat laporan.
Baca juga: Kondisi Anggota Polsek Wonokromo Membaik Usai Jalani Operasi
Kemudian melakukan penyerangan dalam bentuk bacokan sajam di bagian kepala dan tangan. Kini kondisi Agus sudah membaik, dan kesadaran penuh. Agus mengalami luka bacok di kepala serta tangan, dan sudah dilakukan tindakan operasi.
"Secara umum baik. Saya sampaikan penghargaan pada anggota dan pada keluarga untuk tetap tabah. Dua anggota lain (Febian dan Heru) juga naik pangkat luar biasa," tandas Tito.
(Awaludin)