Dari hasil diskusi tersebut, Sutiaji mengakui adanya 'pembelokan' informasi tak benar mulai adanya sweeping warga Papua di Malang hingga pemulangan paksa sejumlah mahasiswa Papua di Malang.
"Tadi kami dengar isu - isu ini dari RRI Manokwari, kami sudah dihubungi langsung. Isu adanya sweeping warga, anak - anak di Malang mau dipulangkan, dan nyawanya mereka (mahasiswa Papua di Malang) terancam itu tidak terjadi sekarang di sini (Malang). Kita tekankan tidak ada sweeping dari siapa pun di sini. Sudah kami jelaskan, " tuturnya.
Baca Juga: 25 Fasilitas Umum Rusak Akibat Kerusuhan di Manokwari dan Sorong
Sebelumnya, beberapa kabar beredar pasca-insiden bentrokan antara warga Malang dengan sekelompok mahasiswa Papua pada Kamis 15 Agustus 2019 lalu. Kabar yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya ini diduga membuat ratusan orang di Papua tersulut sehingga terjadi kerusuhan di beberapa kota di Papua dan Papua Barat.
(Arief Setyadi )