Keesokan harinya, Kamis 15 Agustus 2019, sekira pukul 09.00 WIB diterima informasi dari RCC Guam bahwa kedelapan ABK KM Aleluya lainnya telah ditemukan dengan kondisi selamat oleh kapal nelayan lokal.
"Masing-masing ABK bernama Elieser Manoka, Rizky Rahim, Jufri Lalele, Musbal Mabiang, Jon Manuahe, Lesianus Baghiu, Alfri Frans dan Rival Frans Kemudian diserahkan pada US Coast Guard yang sedang melakukan patrol dan selanjutnya dievakuasi ke negara Republik Palau. Sementara itu Kapal Aleluya ditarik oleh US Patrol Coast Guard dan dipantau oleh RCC Guam menuju pelabuhan Palau," jelas Kakansar.
Langkah selanjutnya, Basarnas Manado melakukan Rapat bersama Lurah Pancuran Kecamatan Lembeh Selatan Demsus Susanto Bulamei dan Marnes Sanggili selaku pemilik kapal serta keluarga korban untuk kooordinasi terkait pemulangan para ABK tersebut.
“Untuk proses kepulangan 8 orang ABK KM Aleluya, Kantor SAR Manado telah berkoordinasi dengan Direktorat Operasi Basarnas Pusat agar dibantu prosesnya pada kementerian Luar Negeri Indonesia," pungkasnya.
(Awaludin)