“Ada sekitar 1 jam dia mengulur-ulur waktu. Disuruh keluar sama ibunya selalu menolak. Bilangnya masih BAB, sehingga kami menunggu di luar,” jelasnya.
Berselang sejam, akhirnya pelaku keluar dari kamar mandi dalam kondisi lemas. Perutnya yang awalnya besar disebut tumor, saat keluar dari kamar mandi tiba-tiba kempes.
“Ibunya sudah nanya, ngapain di kamar mandi lama. Kenapa perutnya tiba-tiba kempes. Dia jawab alami pendarahan, ada gumpalan tumor jatuh ke kloset saat dia BAB,” jelas Karyana.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu IGN Jaya Winangun mengaku setelah menerima laporan temuan jasad orok langsung meluncur ke TKP. Dalam pemeriksaan itu polisi menemukan jasad bayi disembunyikan didalam ember.
“Sekarang bayinya dititip di Sanglah,” ucapnya.