Kementan dan Korem Lampung Genjot Percepatan Tanam Padi

, Jurnalis
Selasa 03 September 2019 19:42 WIB
Foto: Kementan
Share :

LAMPUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Korem 043/Garuda Hitam Lampung terus melakukan upaya percepatan guna meningkatkan luas tambah tanam padi di Agustus dan September 2019. Evaluasi angka luas tanam merupakan salah satu upaya untuk menggenjot percepatan tanam, sehingga mitigasi kekeringan di lokasi-lokasi sentra produksi dapat dilakukan secepatnya.

“Tidak hanya evaluasi angka luas tanam, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan kualitas pelaporan data Luas Tambah Tanam (LTT) dari petugas pengolah data di Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung,” demikian ditegaskan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi saat Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi, Koordinasi dan Pelaporan kegiatan Program Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai (UPSUS Pajale) di Lampung, Senin (2/9/2019).

Hadir Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam, Letkol Mulyadi, Direktur Perbenihan, Takdir Mulyadi, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Lampung, Chrisna dan kepala dinas pertanian Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung.

Perlu diketahui, di tahun 2019 ini Kementan telah banyak menyalurkan bantuan benih padi dan jagung untuk Provinsi Lampung. Oleh karena itu, dalam evaluasi ini, Suwandi menyoroti pelaksanaan kegiatan bantuan benih padi dan jagung karena masih banyak yang belum tertanam atau ada juga yang sudah tertanam tetapi belum dilaporkan dalam kegiatan UPSUS.

“Untuk itu, saya mengharapkan benih yang sudah di kelompok tani segera di tanam untuk menambah luas tambah tanam bulan September 2019. Segera tanam bagi yang benihnya sudah tersalur, jangan sampai ada lahan nganggur setelah panen,” tegasnya.

Berangkat dari ini, Suwandi menekankan untuk perlunya meningkatkan akurasi dan kecepatan serta kualitas pelaporan data luas tambah tanam oleh Dinas Pertanian Kabupaten/Kota. Kementan sejak Januari 2019 sudah membuat aplikasi, namanya Penguatan Data Pangan Strategis (PDPS), sementara itu untuk peningkatan kualitas data, diperkenalkan aplikasi Collector for ArcGIS.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya