Permintaan ini ditanggapi media tersebut dan beberapa jam kemudian mengubah judul berita menjadi “Istana Harap AS Dukung Kedaulatan Indonesia di Papua.” Meski awalnya kecewa dengan penulisan judul itu, Moeldoko memberi apresiasi atas respons mereka yang segera melakukan koreksi.
Baca Juga : Wiranto Bantah Pernyataan Benny Wenda soal Kebiri Hak Rakyat Papua
Ternyata, judul berita sebelum dikoreksi memicu kontroversi. Sejumlah media online menggunakan judul tersebut dan meminta pendapat tokoh lain. Bahkan pemberitaan melebar hingga campur tangan asing dalam masalah kedaulatan Indonesia. Moeldoko berharap media tidak memuat artikel yang bersumber dari pernyataan yang tidak pernah diucapkannya.
Baca Juga : Wiranto Bakal Tarik Prajurit TNI/Polri dari Papua
(Erha Aprili Ramadhoni)