Alex menjelaskan, biasanya setiap ada konferensi pers terkait apapun di KPK, pasti dia diberitahu. Hanya saja, konpers terkait dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri, Alex mengaku tidak mendapatkan info sama sekali.
"Artinya preskon itu memang ya tidak diketahui oleh seluruh pimpinan. Pak Agus kemarin itu di Jogja. Saya dan Bu Basaria sebetulnya ada di kantor. Tapi, itu yang terjadi," ungkapnya.
Baca juga: IPW: Oknum KPK Pakai Jurus Pendekar Mabuk Cegah Firli Jadi Pimpinan
Sekadar informasi, KPK menggelar konpers terkait dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri pada Rabu, 11 September 2019, kemarin. Konpers tersebut dihadiri oleh pimpinan KPK, Saut Situmorang, penasihat KPK, Muhammad Tsani, dan Jubir KPK, Febri Diansyah.
Dalam konpers tersebut, KPK menyatakan bahwa Calon pimpinan (Capim) lembaga antirasuah, Irjen Firli Bahuri melanggar kode etik berat ketika menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.
(Awaludin)