Polisi Selidiki Adanya Sabotase dalam Ledakan di Mako Brimob Semarang

Taufik Budi, Jurnalis
Senin 16 September 2019 14:15 WIB
Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelda (foto: inews/Taufik Budi)
Share :

SEMARANG – Polisi masih menyelidiki penyebab ledakan di Markas Komando Satuan Brimob Polda Jateng di Srondol Kota Semarang. Ledakan keras pada akhir pekan lalu menyebabkan gudang luluh lantak dan sejumlah rumah di sekitarnya rusak.

“Yang kita lakukan tahap berikutnya menentukan sebab terjadinya ledakan, kenapa? Apakah ada unsur kesengajaan, atau sabotase, atau karena kelalaian?,” kata Kapolda Jateng, Irjen Rycko Amelza Dahniel, kepada awak media, Senin (16/9/2019).

 Baca juga: Gudang di Mako Brimob Jateng yang Meledak Berisi Bom Sisa Perang Dunia

Memasuki hari kedua setelah terjadinya ledakan, sejumlah petugas Satbrimob Polda Jawa Tengah masih menyisir puing-puing lokasi kejadian. Kegiatan itu untuk memastikan tak ada lagi benda-benda berbahaya yang berpotensi meledak.

“Sekarang masih dalam proses pendinginan dan penyelidikan oleh Jibom, apakah sudah aman atau belum untuk proses penyidikan oleh kawan-kawan tim Labfor, Ident, dan Inafis, serta penyidik,” tandasnya.

 Baca juga: Gudang di Mako Brimob Polda Jateng Meledak, 11 Rumah Warga Rusak

Sekadar diketahui, gudang berukuran 6x6 meter persegi di kompleks Mako Brimob Srondol meledak pada Sabtu 14 Sepetmber. Gudang itu digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan peledak temuan masyarakat seperti mortir, granat, dan ranjau darat.

Akibat peristiwa ini, selain bangunan gudang hancur, asrama Brimob Polda Jateng juga rusak parah, termasuk sejumlah unit kendaraan angkut milik Brimob, termasuk 44 rumah warga di sekitarnya. Ledakan juga mengakibatkan korban yakni Kepala Detasemen Gegana Brimob Polda Jateng AKBP Syaiful Anwar terluka pada lengan dan kepala.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya