WAMENA - Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar menyebutkan, pasca kerusuhan yang terjadi di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Senin 23 September 2019 lalu, tercatat ada korban jiwa sebanyak 23 orang meninggal dunia dan 64 orang luka-luka.
Berdasarkan data dari lapangan, berikut nama-nama korban luka saat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pelajar dan warga di Kota Wamena:
Aman Huby, Firmanus Hiluka, Rojul, Jhon Payage (22), Tubel Yelemaken (16), Ruben Asso (17), Micu Kogoya, Maskoro (36), Melky Payage, Nursa’ada (40), Paner Gombo (18), Repi Kogoya (22), Airon Kogoya (19), Iswandari (28), Kirinus Jikwa (26), Rohani (42), Manu Meage (13), Inayatul Karimah (35), Falentine Kapitan (14), M. Ibnu Rifky (18), Ahmad Naje (39), dan Joko Setyanto (64).
Baca juga: Pasca-Kerusuhan di Wamena, 23 Orang Tewas & 64 Luka-Luka
Lalu Nurmiati (50), Sri Lestari (38), Elvis Marni, Wakini Ayi (56), Litoni Selak (19), Nurchous (32), Lolvi Yohame (14), Eben Simbolon (25), Mesra Nainggolan (29), Saiful Muklis, Yus Asso, Veronika, Nurrahmadan (14), Ridho (6), Irham (8), Muhammad Soleh(35), Senan (31), Muhammad, Sunan Sigi (42), Markus Saung, Teite Weya, Husna Yelipele, Manda Kogoya (16), Wakini Ayi (56), Litoni Selak (19), Nurchous (32), Lolvi Yohame (14), Eben Simbolon (25), dan Mesra Nainggolan (29).