Amankan Demo Surabaya Menggugat, Polda Jatim Kerahkan Pasukan Asmaul Husna

Syaiful Islam, Jurnalis
Kamis 26 September 2019 14:36 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Luki saat menggelar apel bersama Pasukan Asmaul Husna (foto: Syaiful/Okezone)
Share :

SURABAYA - Aksi demontrasi secara besar-besaran akan terjadi di gedung DPRD Provinsi Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (26/9/2019) siang. Demo sendiri akan dilakukan oleh ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Surabaya dan Madura.

Saat ini para pendemo mulai berdatangan ke gedung DPRD Jatim. Sejumlah ruas jalan yang dilalui para pendemo terjadi kepadatan. Begitu juga ruas jalan di sekitar gedung DPRD Jatim terjadi kemacetan.

Hal yang sama juga terjadi di jembatan Suramadu khususnya jalur roda dua. Sebab banyak pendemo yang berasal dari Universitas Trunojoyo Madura, Bangkalan. Mereka secara beramai-ramai menuju gedung DPRD Jatim untuk menyampaikan aspirasinya.

 Baca juga: Surabaya Menggugat, Viral Video Risma Minta Warganya Jangat Disakiti

Pasukan Asmaul Husna sendiri kerap kali diturunkan polda Jatim ketika aksi demontrasi berpotensi ricuh. Selain pasukan Asmaul Husna, polda Jatim juga menerjunkan polwan cantik untuk mengamankan aksi demo.

 

Untuk pasukan Asmaul Husna ada 300 personil. Sedangkan total anggota yang mengamamkan demo di gedung DPRD Jatim hari ini sebanyak 2 700 personil dari TNI/Polri.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menjelaskan, untuk wilayah Jatim dua hari berurut-urut terjadi unjuk rasa yang sangat kondusif. Pihaknya akan mengawal jalannya unjuk rasa hari ini. Polisi menyapa para mahasiswa dengan baik yang melaksanakan demo di depan DPRD Jatim.

 Baca juga: Polri Ungkap Demo di Medan Ditunggangi Kelompok JAD

"Akan saya kawal dengan TNI dan polwan. Kita tidak seperti yang dipikir pendemo di tv. Anggota yang diturunkan yang beriman dan mengucapkan salam pada mahasiswa yang akan demo. Totalnya 2 700 orang dari TNI/polri," ucap Luki.

Luki menambahkan, pihaknya berharap Jatim tetap terjaga dan aman. Masyarakat Jatim agamis dan santrinya banyak. Dirinya yakin dengan lantunan asmaul husna akan mendinginkan suasana.

"Tidak ada senjata tajam, peluru karet juga tidak dipakai. Kami menyiapkan mobil rantis dan water canon," tandas Luki.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya