Selain lingga batu, para arkeolog menemukan tulang binatang.
Para peneliti percaya itu adalah situs pengorbanan bagian dari Zaman Perunggu, antara 1800 dan 500 SM.
"Saya percaya bahwa sehubungan dengan ereksi, itu digunakan untuk mempersembahkan korban, misalnya dalam kerangka pemujaan kesuburan," kata Gisella.
Hebatnya, para arkeolog percaya batu itu mungkin memiliki bentuknya secara alami sebelum kemudian disempurnakan.
(Rachmat Fahzry)