Total 4.656 Orang Mengungsi Akibat Kerusuhan di Wamena Papua

Salman Mardira, Jurnalis
Selasa 01 Oktober 2019 09:25 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. (Foto: Salman Mardira/Okezone)
Share :

JAYAPURA – Sedikitnya 4.656 orang mengungsi imbas dari kerusuhan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Mereka mengungsi ke luar Jayawijaya karena khawatir keselamatannya terancam. Sebanyak 880 orang di antaranya mengungsi di sejumlah posko pengungsian di Jayapura, namun ada yang masih bertahan di Wamena.

"Tercatat di kami di sini bahwa Danlanud sudah mendata total yang turun ada 4.656 orang. Itu yang sudah turun dari berbagai daerah di sekeliling Jayawijaya," kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw kepada wartawan usai menyerahkan bantuan di posko pengungsian Kompleks Batalion Infanteri Raider 751/Vira Jaya Sakti, Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (1/10/2019).

Baca juga: Wiranto Sebut Kerusuhan di Wamena Dimotori OPM dan Benny Wenda 

"Jayawijaya ini dulunya satu kabupaten, tapi sekarang menjadi delapan kabupaten, sehingga itulah yang saya maksud dari beberapa daerah itu," lanjut Paulus.

Beberapa di antara warga yang mengungsi, kata dia, sudah meninggalkan posko untuk kembali ke rumah saudara atau paguyubannya.

Baca juga: Tidak Hanya Benny Wenda, Pemain Lokal Diduga Ikut Manfaatkan Situasi Papua 

"Jadi yang terdaftar dari enam posko yang ada di sini 751, tadi Lanud (Silas Papare Sentani), Rindam, termasuk di beberapa tempat ibadah masjid, itu terdata ada 880 orang," ujar mantan Kapolda Sumatera Utara ini.

Kerusuhan di Wamena terjadi mulai dari unjuk rasa massa pada 23 September 2019, menewaskan 33 orang. Sejumlah bangunan, termasuk kantor-kantor pemerintahan, dibakar massa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya