FRANKFURT - Dua wanita dinyatakan bersalah karena mencoba membunuh seorang pria sebanyak 5 kali termasuk menabraknya dengan mobil karena korban menolak membayar usai melakukan hubungan seks bertiga (threesome).
Kedua wanita itu yang mencoba membunuh dengan mencampur minuman korban dengan obat-obatan psikotropika, mencoba menabraknya dengan mobil, membiusnya, membenturkan kepalanya mobil, dan menikamnya.
Namun Ralph Lehmann (36) selamat dari lima upaya pembunuhannya.
Sedangkan kedua wanita itu, Henriette R (30) dan temannya Michelle F (21) telah dijatuhi hukuman empat tahun oleh pengadilan di Frankfurt a, Jerman, atas percobaan pembunuhan.
Baca juga: Otoritas Jerman Selidiki Selfie Polisi-Polisi Cantik di Media Sosial
Baca juga: Perempuan Ini Coba Beli Mobil Pakai Uang yang Dicetak di Rumahnya
Wanita ketiga, Josephine S (19), dinyatakan bersalah karena setuju menjadi kaki tangan dan dibebaskan dengan hukuman percobaan 18 bulan.
Pengadilan menemukan bahwa motif percobaan pembunuhan itu adalah balas dendam karena Lehmann menolak membayar 800 euro (sekira Rp12 juta) meski sudah melakukan berhubungan seks bertiga.
"Motif untuk serangan itu tidak dapat ditetapkan 100 persen oleh pengadilan," kata juru bicara pengadilan Schueler-Dahlke mengutip Daily Mail, Jumat (4/10/2019).
Sedangkan Lehmann mengatakan kepada pengadilan, "Mereka mencoba membunuh saya. Saya berhasil melarikan diri. Mereka mengikuti saya mencoba beberapa kali lagi, tetapi saya berhasil berjalan pincang dengan bantuan tongkat.”
Henriette dan Michelle pertama kali mencoba membunuh Lehmann pada November 2018 dengan memberinya obat psikotropika dalam minumannya.
Pengadilan mendengar mereka kemudian membawanya ke hutan dekat perbatasan Polandia, di mana mereka memberinya obat dengan harapan korban tidak sadar, sehingga mereka bisa membunuhnya. Tetapi ini tidak berhasil.
Pengadilan mendengar bagaimana korban dipukul kemudian di kepalanya dibentukan ke mobil dan kemudian mereka mengeluarkan botol bir dari mobil dan mencoba untuk memukulnya.
Setelah tiga pukulan ke kepala, salah seorang wanita berkata, "Dia masih bergerak, kita perlu mengubahnya."
Mereka kemudian mencoba menabrak Lehmann, menyebabkan cedera pada pinggul dan perutnya.