"Nah saya juga minta dikeluarkan dari tempat itu berkali-kali, tapi saya tidak diizinkan, tidak boleh keluar," katanya.
Saat itu pula, Ninoy memohon untuk tetap dibiarkan hidup oleh orang-orang yang memukulinya. Namun, ia tetap tidak diperbolehkan keluar dan pulang ke kediamannya.
"Saya bermohon untuk tetap hidup karena saya punya anak, istri. Tapi, tetap saja saya tidak diperbolehkan pulang, tetap harus ada disitu," kata Ninoy.
Baca Juga : Polisi: Sekjen PA 212 Diperiksa Terkait Penculikan Ninoy Karundeng