Menurut Iskandar, saat Ninoy ditemukan, memang kondisinya sudah babak belur, karena di sekitaran masjid situasinya sudah tidak terkendali oleh massa aksi.
"Tapi enggak tahu siapa yang teriak. Ya saya pikir wajar, orang lagi kesakitan dan lain-lain, dan anak-anak muda anak STM itu ngamuk langsung pada mukulin, itu kejadian kira-kira jam 20.00 an, Kan enggak mungkin jamaah masih pada disini salat," katanya.
Baca Juga: Ninoy Karundeng Beberkan Kronologi Penculikan dan Penganiayaan yang Dialaminya
(Arief Setyadi )