Menguak Safari Prabowo Temui Parpol Koalisi Jokowi

Edi Hidayat, Jurnalis
Selasa 15 Oktober 2019 07:23 WIB
Pertemuan Megawati dan Prabowo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengambil langkah untuk menemui para ketua Partai Koalisi Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca digelarnya Pemilu 2019. Beberapa pertemuan tersebut sudah menghasilkan beberapa kesepakatan.

Berikut beberapa rangkuman pertemuan Prabowo dengan para ketua Partai hingga Presiden Jokowi yang dikumpukkan Okezone;

1. Pertemuan Prabowo dan Megawati; "Tak Ada Oposisi dan Koalisi"

Prabowo Subianto mengawali langkah safari menemui para ketua partai dengan menemui ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati di kediamannya di Jalan Teuku Umar Nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu 24 Juli 2019.

Pertemuan tersebut disebut-sebut sebagai "Politik Nasi Goreng". Hal itu merujuk pada suguhan nasi goreng buatan Megawati yang membuat Prabowo sampai menambah porsi saat menikmatinya.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengatakan sistem tata negara di Indonesia tidak dikenal istilah oposisi dan koalisi. Sehingga setiap perbedaan politik dibutuhkan dialog untuk menyelesaikan semuanya.

"Saya tadi bilang tidak ada koalisi, tidak ada oposisi di dalam sistem tata negara kita, tapi kalau berbeda hanya karena pilihan, nah itu monggo saja, sehingga yang namanya dialog itu sangat diperlukan," kata Megawati dalam kesempatan tersebut.

2. Pertemuan Prabowo dan Jokowi; "Gerindra Siap Bantu Pemerintah"

Pertemuan Prabowo dengan Presiden Jokowi pasca-pemilihan presiden (Pilpres) 2019 diawali di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada tanggal 13 Juli 2019.

Kemudian Presiden Jokowi dan Prabowo kembali melakukan pertemuan empat mata secara tertutup di ruang Jepara Istana Merdeka, Jakarta, pada 11 Oktober 2019. Keduanya tampak tertawa lepas sebelum memberikan sesi keterangan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengaku telah banyak berbincang tentang beberapa masalah dengan Prabowo. Mulai dari Ekonomi Global, Politik, keagamaan hingga rencana pemindahan Ibu Kota. Bahkan, pertemuan tersebut ikut dibahas terkait peluang Partai Gerindra untuk masuk ke dalam koalisi Jokowi-Ma'ruf.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan jika partainya siap membantu program pemerintah yang dipimpin Jokowi-Ma'ruf.

"Kita harus bersatu. Saya sampaikan ke beliau, apabila kami diperlukan kami siap untuk membantu," kata Prabowo dalam kesempatan tersebut.

3. Pertemuan Prabowo dengan Surya Paloh; "Sepakat Agar Amandemen UUD 1945 Dilakukan Menyeluruh"

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membuat kesepakatan politik dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Salah satu kesepakatan itu ialah mengusulkan agar amandemen UUD 1945 dilakukan secara menyeluruh.

Berikut kesepakatan politik antara Prabowo dan Surya Paloh usai melangsungkan diplomasi 'soto mie.'

A. Bahwa kedua pemimpin parpol sepakat untuk memperbaiki citra parpol dengan meletakkan kepentingan nasional di atas segala kepentingan lain dan menjadikan persatuan nasional sebagai orientasi perjuangan serta menjaga keutuhan bangsa.

B. Kedua pemimpin parpol sepakat untuk melakukan segala hal yang dianggap perlu untuk mencegah dan melawan segala tindakan radikalisme, berdasar paham apapun, yang dapat merongrong ideologi Pancasila dan konsensus dasar kebangsaan.

C. Kedua pemimpin parpol sepakat bahwa amandemen UUD 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh yang menyangkut kebutuhan tata kelola negara, sehubungan dengan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan berbangsa yang lebih baik.

4. Pertemuan Prabowo dengan Cak Imin; "Izinkan Gerindra Gabung Koalisi Jokowi"

Prabowo juga menemui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang digelar di DPP PKB, Jakarta, Senin 14 Oktober 2019. Dalam kesempatan itu, Cak Imin blak-blakan mengizinkan Gerindra bergabung dengan partai pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Iyalah, nggak apa-apa (Gerindra masuk ke pemerintahan)," ujar Cak Imin usai disambangi Prabowo Subianto.

Menurut Cak Imin, Prabowo sudah menyatakan komitmennya untuk mendukung jalannya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Ia pun menilai persatuan semua elemen bangsa bisa mensukseskan jalannya pembangunan.

"Pak Prabowo menyampaikan tadi bahwa beliau siap menopang mendukung menyukseskan pemerintahan baik di dalam kabinet maupun di luar kabinet. Tapi intinya juga yang penting sekarang persatuan kebersamaan sinergi untuk suksesnya pembangunan," jelas Cak Imin.

(Angelina M Donna Ariyanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya