JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin telah dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019.
Pengukuhan Pasangan Jokowi-Ma'ruf dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung dalam Rapat Paripurna MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta dan dipimpin langsung Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet.
"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa," ujar Jokowi saat disumpah jabatan.
Usai Jokowi, giliran Ma'ruf Amin. Dengan penuh kekhusukan Ma'ruf Amin mengucapkan sumpahnya di depan hadirin sidang paripurna MPR,
“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban wakil presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” kata Ma’ruf Amin.
Kini, publik tinggal menanti realisasi janji politik Jokowi-Ma'ruf usai mengucap sumpah dalam sidang paripurna MPR.
Seperti diketahui bersama, saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 10 Agustus 2018 pasangan nomor urut 01 tersebut menyampaikan visi-misinya, antara lain:
Visi Jokowi-Ma'ruf:
Terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong-royong
Misi Jokowi-Ma'ruf:
1. Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia
-Mengembangkan Sistem Jaringan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak;
-Mengembangkan Reformasi Sistem Kesehatan;
-Mengembangkan Reformasi Sistem Pendidikan;
-Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi;
-Menumbuhkan Kewirausahaan;
-Menguatkan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan.
2. Struktur Ekonomi Yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing
-Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila;
-Meningkatkan nilai tambah dari pemanfaatan infrastuktur;
-Melanjutkan Revitalisasi Industri dan Infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0;
-Mengembangkan Sektor-Sektor Ekonomi Baru;
-Mempertajam Reformasi Struktural dan Fiskal;
-Mengembangkan Reformasi Ketenagakerjaan.
3. Pembangunan Yang Merata dan Berkeadilan
-Redistribusi Aset Demi Pembangunan Berkeadilan;
-Mengembangkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Koperasi;
-Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan;
-Mengembangkan Reformasi Sistem Jaminan Perlindungan Sosial;
-Melanjutkan Pemanfaatan Dana Desa untuk Pengurangan Kemiskinan dan Kesenjangan di Pedesaan;
-Mempercepat Penguatan Ekonomi Keluarga;
-Mengembangkan Potensi Ekonomi Daerah Untuk Pemerataan Pembangunan Antar Wilayah.
4. Mencapai Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan
-Penggembangan Kebijakan Tata Ruang Terintegrasi;
-Mitigasi Perubahan Iklim;
-Penegakan Hukum dan Rehabilitasi Lingkungan Hidup;