Kapolda mengajak para pemuda Banten untuk bisa memahami akar permasalahannya bagaimana radikalisme dan terorisme masuk ke generasi milenial. "Sehingga dengan begitu kita bisa mewaspadai masuknya radikalisme yang dapat merusak," tuturnya.
Pada peringatan sumpah pemuda ke 91, Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir, Gubernur Banten Wahidin Halim dan para pemuda, mahasiswa se-Banten menyepakati melawan radikalisme dan terorisme di 'tanah para jawara'.
Baca Juga : KPK : Pemuda Harus Terdepan Berantas Korupsi di Indonesia
Berikut isi deklarasinya: