Presiden Jokowi Tinjau Posko Pengungsi Pasca-Gempa Maluku

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Selasa 29 Oktober 2019 11:25 WIB
Presiden Jokowi tinjau posko pengungsi pascagempa Maluku di Universitas Darussalam, Tulehu, Maluku Tengah, Selasa (29/10/2019). (Foto : Biro Pers Setpres)
Share :

Besaran bantuan untuk perbaikan rumah warga tersebut yaitu Rp50 juta untuk rumah rusak berat, Rp25 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah rusak ringan. Presiden mengatakan, jumlah tersebut sama seperti yang diberikan di daerah terdampak gempa lainnya.

"Kalau ditanya cukup atau tidak cukup, ini terserah bapak ibu semuanya. Yang penting, yang kita lihat seperti di NTB, di Palu, dengan anggaran yang ada, ini rumah saya lihat di NTB sudah hampir selesai dan juga bisa diselesaikan," katanya.

Presiden Jokowi juga meminta jajaran pemerintahan di daerah seperti camat dan lurah turut memantau dan mengawasi anggaran tersebut. Terutama mengingat anggaran t akan langsung diberikan kepada masyarakat terdampak gempa.

Terkait pembangunan rumah warga yang rusak, Kepala Negara berharap masyarakat membangun rumah dengan konsep tahan gempa seperti halnya yang dilakukan warga di NTB. Untuk itu, pembangunan konstruksi rumah warga akan diarahkan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Ada macam-macam, ada yang pakai beton, ada yang sistem RISHA ada. Jadi, kalau ada gempa itu yang goyang hanya konstruksinya, tetapi dinding dan lainnya tetap itu. Saya kira kita harus mengikuti itu," tuturnya.


Baca Juga : Jokowi Bertolak ke Ambon Usai Resmikan Jembatan Youtefa di Jayapura

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana saat meninjau posko pengungsi antara lain, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Gubernur Maluku Murad Ismail.


Baca Juga : Jokowi Akan Berkunjung dan Dialog dengan Pengungsi Gempa Maluku

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya