Sempat Ditolak Banser saat Adakan Musda, FPI Anggap NU Saudara

Taufik Budi, Jurnalis
Selasa 29 Oktober 2019 12:43 WIB
FPI Gelar Musda 2 di Tegal, Jawa Tengah dan Menobatkan Habib Baqir sebagai Imam Daerah (foto: Ist)
Share :

TEGAL - Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) sempat melakukan penolakan saat Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-2 di Tegal Jateng. Kendati demikian, FPI tetap sukses menggelar Musda dan menobatkan Habib Baqir sebagai Imam Daerah.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi FPI Jateng, Zainal Petir mengatakan, penolakan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) termasuk Banser, dianggap sebagai dinamika toleransi.

Baca Juga: FPI Harap Ada Angin Segar soal Perpanjangan SKT di Kabinet Baru 

"Kalaupun ada aksi penolakan maupun demo itu bagian dinamika demokrasi. Terpenting ke depan kita ajak semua untuk duduk bersama jalin silaturahmi dalam rangka penguatan NKRI," kata Zainal saat dikonfirmasi Senin 28 Oktober 2019.

"NU dan ormas Islam lainya adalah saudara FPI. Pastinya sepakat untuk menjaga keutuhan bangsa dan agama," sambungnya.

Dia pun mengapresiasi petugas keamanan yang sigap melakukan penjagaan hingga kegiatan berjalan lancar. Musda diikuti lebih dari 600 peserta terdiri dari 23 pengurus DPW kabupaten/kota dan laskar serta simpatisan di Majelis Taklim Al Hikmah Lil Habib Baqir bin Hasan bin Syaikh Abu Bakar, Ketitang Kecamatan Talang Kabupaten Tegal.

"Saya selaku Ketua Bidang Advokasi Hukum FPI Jateng menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri serta Satpol PP yang telah mengawal dan mengamankan acara Musda," terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya