Gibran Maju Pilwalkot Solo, PDIP Pastikan Tak Ada Konflik di Internal

Fadel Prayoga, Jurnalis
Rabu 30 Oktober 2019 07:44 WIB
Gibran saat mendatangi kediaman Megawati (foto: Okezone.com/Harits)
Share :

JAKARTA – Gibran Rakabuming meneguhkan niatnya untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo dari PDIP pada Pilkada 2020 mendatang, meski PDIP Kota Solo tak merestui langkah putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Pasalnya, mereka sudah mengusung pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso, sebelum Gibran mendaftarkan diri sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat memastikan bahwa tak ada konflik di internal partainya meski Achmad, dan Gibran memperebutkan restu dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk dipilih menjadi calon Wali Kota Solo dalam perhelatan Pilkada 2020.

 Baca juga: Ada Wacana Disandingkan dengan Cucu Soekarno, Gibran Mengaku Baru Dengar

Menurut dia, pihaknya telah terbiasa mengalami dinamika politik seperti itu. Sebab, seluruh anggota partai diberi kebebasan untuk mengajukan diri sebaga calon kepala daerah.

“Enggak (ada konflik internal) lah. Kan belum ada keputusan daru DPP partai. Aturannya atas dasar rekomendasai DPP partai,” kata Djarot kepada Okezone, Rabu (30/10/2019).

 Baca juga: Puan Sebut Peluang Gibran Maju Pilwalkot Solo Masih Terbuka

Ia menjelaskan, tahapan seorang kader untuk menjadi seorang calon kepala daerah dari partainya itu melalui proses yang cukup panjang. Salah satunya yaitu mengukur tingkat elektabilitas seseorang yang akan bertarung dalam sebuah pesta demokrasi.

“Bagaimana surveinya, elektabilitasnya. Tetap nanti akan ada fit and proper di partai,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan meski rekomendasi DPP PDIP belum turun, ia meyakini pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa bakal menang.

“Kami siap. Calon berapapun, kami siap menyukseskan dan memenangkan tentunya. Saya enggak perlu pakai modal duit kok. Militansi teman-teman PDIP lumayah gede. Dan selama saya memimpin PDIP di Solo, kursi legislatif dari 24 naik jadi 30. Artinya masyarakat merasakan perubahan,” ujarnya, beberapa waktu, lalu.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya