Klarifikasi Disdik DKI, Tidak Ada Anggaran Lem Rp82 Miliar Adanya ATK Rp22 Miliar

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Rabu 30 Oktober 2019 21:41 WIB
(Foto : Istimewa)
Share :

JAKARTA - Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat mengatakan penginputan anggaran diperuntukan untuk komponen sementara yang nantinya akan disesuaiakan kebutuhan komponen masing-masing sekolah di Jakarta.

"Bukan salah input, tetapi memang yang ada di dalam komponen e-budgeting adalah komponen sementara yang akan kita sesuaikan berdasarkan hasi input komponen dari masing-masing sekolah," katanya kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).

Jadi, Syaefulloh memastikan tidak ada anggaran Rp 82,8 miliar untuk pembelian lem Aibon dalam program belanja alat tulis kantor 2020.

"Terkait dengan anggaran Aibon, saya sudah coba sisir, Insya Allah tidak ada anggaran Aibon sebesar Rp82,8 miliar tersebut," ujar Syaefuloh.

Anggaran tersebut, sambungnya, adalah anggaran alat tulis kantor seluruh sekolah di Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat yang kemudian disisir kembali lalu direvisi menjadi Rp 22,7 miliar untuk alat tulis kantor di seluruh sekolah di Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Barat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya