Tudingan Vijaya soal Iriawan Berkolaborasi dengan Kartel Berujung Ancaman Pidana

Amril Amarullah, Jurnalis
Kamis 31 Oktober 2019 20:20 WIB
Vijaya Fitriyasa, Calon Ketum PSSI Periode 2019-2023 (foto: @official.persissolo)
Share :

"Dengan adanya tayangan di Mata Najwa , kita merasa tersinggung karena seolah-olah Pak Iwan Bule itu menghalalkan segala cara. Ini seolah olah ingin melemahkan ingin membunuh karakter dan disinikan ada konsekuensi hukumnya," tuturnya.

Menurutnya itu sebuah fitnah, apalagi tanpa didukung oleh bukti. "Di sini kan dia hanya mengatakan sepihak dan itu masuk dalam unsur pencemaran nama baik fitnah di media masa, itu bisa melanggar undang undang IT, artinya mendistribusikan sesuatu yang diduga kemungkinan belum terjadi atau tanpa dasar," sambungnya.

Oleh karena itu ia menduga salah satu kandidat PSSI ingin merusak kredibilitas Iriawan. "Kalau pak Iwan merasa dirugikan saya rasa tidak ada salahnya melakukan upaya hukum, karena ini sudah injuri time, treck record seorang calon itu harus betul-betul memiliki kepercayaan kepada masyarakat untuk meraih kursi ketua umum, treck record yang dijaga selama ini kok tiba-tiba ada yang menuduh atau menduga adanya cara-cara yang menghalalkan berbagai cara untuk merusak kredibilias seorang Iwan Bule," paparnya.

Dalam pandangan yang tdk jauh berbeda, Prof Dr.Juanda, Guru Besar Ilmu Hukum IPDN menyatakan jika pernyataan yang tidak didukung oleh bukti yang dapat dipertanggung jawabkan, maka dapat berisiko dan berakibat hukum.

"Kalau suatu pernyataan atas dugaan atau asumsi-asumsi belaka dan tanpa didukung alat bukti yang akurat dan tidak bisa dipertanggungjawabkan itu sangat disayangkan, apalagi sudah tersebar ke publik sehingga ybs dianggap merugikannya, dalam hal ini Pak Iriawan merasa dirugikan maka dapat menempuh jalur hukum. Jadi itu salah satu resiko yang terkait dengan pernyataan Pak Vijaya, jika idak benar-benar memiliki bukti yang kuat secara hukum," urai Juanda.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya