"Tentu strategi saya mengarah pada 3 hal itu. Saat ini ya tentu popularitas," ucapnya.
Dalam pandangannya, Kota Tangsel dianggap sebagai sebuah permata. Sebutan itu didasarkan pada potensi-potensi yang dimiliki, baik sumber daya manusia (SDM), fasilitas dan infrastruktur, serta letaknya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Jakarta.
"Semua bisa dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangsel masih tertinggi di Banten, jumlah profesor sangat banyak, terdapat kampus-kampus yang kelasnya bukan hanya nasional, tapi juga internasional. Di Tangsel juga terdapat kawasan yang menurut Kominfo itu layaknya Sillicon Salley. Semua itu saya anggap sebagai permatanya Indonesia," tuturnya.
Kehadiran Siti Nur Azizah yang maju dalam Pilkada Kota Tangsel membuat persaingan antarkandidat makin kencang. Selain memiliki pengaruh sebagai tokoh perempuan NU, dia juga merupakan putri dari wakil presiden.