Andono melanjutkan tiga strategi Rumah Minim Sampah yang diterapkan dalam Samtama, yaitu:
- Strategi Pintu Depan (Pra Konsumsi). Merencanakan, mengurangi, menghindari, dan mencari alternatif produk agar sisanya tidak jadi sampah.
- Strategi Pintu Tengah (Saat Konsumsi – Produksi). Guna ulang bahan/ barang dan memproduksi/ mengkonsumsi secara cermat agar tidak menghasilkan sisa.
- Strategi Pintu Belakang (Pasca Konsumsi – Produksi). Meneruskan sisa konsumsi produksi/ daur ulang, misalnya menjadi kompos, anorganik bernilai ekonomi dibawa ke Bank Sampah.
“Strategi pengurangan sampah ini yang kita kembangkan dengan berkolaborasi bersama masyarakat. Sehingga sampah yang dihasilkan berkurang dan minim yang harus diangkut ke TPA untuk diolah, akibatnya pembiayaan penanganan sampah juga akan makin efisien,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )