Dalam kesempatan itu, Gus Sholah juga mengundang Menag pada acara silaturahim di Pesantren Tebu Ireng, Jombang. Di forum tersebut, Menag diharapkan dapat mendengarkan aspirasi ulama sekaligus menyampaikan garis-garis besar programnya. Acara di Tebu Ireng rencananya akan digelar 12 November 2019.
Menag Fachrul Razi menyampaikan rasa senangnya bisa bersilaturahim ke kediaman KH Solahuddin Wahid. Menurutnya, Gus Sholah sosok yang komplet dan sarat pengalaman sehingga bisa diajak bertukar pikiran.
Selain sebagai ulama, kata Menag, Gus Solah adalah seorang aktivis, politisi, dan tokoh Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada masa awal reformasi 1998.
Baca Juga: Penjelasan Menag Fachrul Soal Ceramah Harus Berbahasa Indonesia
Salahuddin Wahid merupakan putra dari pasangan K.H. Wahid Hasyim (ayah) dengan Sholehah (ibu), dan adik kandung dari mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ayahnya adalah putra dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy'ari.
(Arief Setyadi )