Ma'ruf Amin: Radikalisme Bukan soal Pakaian, tapi Cara Berpikir dan Bertindak

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Jum'at 08 November 2019 13:46 WIB
Wapres KH Ma'ruf Amin didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis (Humas Polri)
Share :

Alasannya, lanjut Ma'ruf, paham khilafah tak sesuai dengan kehidupan di Indonesia. Menurutnya, perlu ada cara untuk menyamakan pemahaman Islam untuk masyarakat Indonesia.

"Secara proporsional khilafah tertolak karena menyalahi kesepakatan Indonesia adalah NKRI. Kalau itu jadi khilafah maka tidak NKRI lagi, negara kesatuan khilafah Indonesia," kata Ma'ruf Amin.

"Ini perlu diluruskan pemahamannya. Islam kita itu Islam kaffah, utuh tapi ada kesepakatannya, kesepakatan nasional. Jadi penting untuk kita, komitmen kebangsaan harus diperkuat."

Kuliah umum bertema 'Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Pancasilais Guna Menyongsong Indonesia Emas' tersebut diawali dengan sambutan kata pengantar oleh Kapolri Jenderal Idham Azis.

Turut hadir Mendagri Tito Karnavian, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kasum TNI Letjen Joni Supriyanto, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X serta pejabat utama Mabes Polri.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya