3. Bom di Mapolres Surakarta
Bom meledak di Mapolres Surakata, Jawa Tengah, pada Selasa 5 Juli 2016. Suara ledakan terdengar keras dari arah seseorang yang menerobos pengamanan sekira pukul 07.40 WIB.
Ledakan terjadi menjelang serah-terima anggota jaga piket. Pelaku terlihat menaiki sepeda motor.
Akibat ledakan, pelaku yang bernama Nur Rohman (31 tahun) tewas di tempat. Sementara anggota provos Bripka Bambang Adi terluka di pelipis dan kaki, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Mawardi.
Pelaku merupakan warga Sangkrah, RT 01 RW 12, Kelurahan Pasar Kliwon, Surakarta. Ia merupakan anggota Jaringan Abu Musyaf. Pelaku diketahui anggota kelompok teroris yang melakukan aksi bom di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016.
4. Bom di Mapolres Surabaya
Teror ledakan bom bunuh diri terjadi di gerbang masuk Markas Polrestabes Surabaya pada Senin 14 Mei 2018, sekira pukul 08.50 WIB.
Pelaku menggunakan motor yang dikendarai seorang pria, perempuan, dan bocah yang duduk di depan.
Dari rekaman kamera CCTV terlihat sebelum motor itu melintas, sebuah minibus memasuki gerbang Mapolrestabes Surabaya dan dilakukan pemeriksaan oleh tiga petugas jaga.
Saat mobil tersebut diperiksa, motor pelaku coba menyalip. Ketika dilakukan pemeriksaan itulah pelaku meledakkan diri.
Ada empat polisi dan enam warga yang berada di lokasi menjadi korban luka. Sedangkan korban tewas berasal dari pelaku berjumlah empat orang.
Ledakan susulan kembali terdengar dari radius 200 meter Mapolrestabes Surabaya, sekira pukul 10.50 WIB. Diduga ledakan itu berasal dari bom yang sebelumnya dibawa pelaku, namun belum diledakkan.
5. Bom di Mapolres Medan
Ledakan teror bom bunuh diri kembali terjadi di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, pada Rabu 13 November 2019, sekira pukul 08.45 WIB.
Ledakan itu bersamaan dengan momen masyarakat membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). Aksi ini menimbulkan kepanikan di sana.
Enam orang terluka akibat ledakan tersebut. Lima anggota Polri dan seorang mahasiswa menjadi korban luka-luka. Kemudian empat kendaraan di sekitar lokasi kejadian menjadi rusak setelah terkena serpihan ledakan.
Polri telah resmi merilis identitas pelaku bom bunuh diri ini. Ia bernama Rabbial Muslim Nasution (RMN) yang tercatat sebagai pelajar atau mahasiswa.
Dia menggunakan bom pinggang saat melancarkan aksinya. "Ada baterai, pelat besi metal, kemudian ada sejumlah paku, banyak. Ada beberapa irisan kabel, itu akan didalami. Ada potongan tombol switch on-off," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
(Hantoro)