Pengacaranya mengatakan kepada New York Times bahwa dia tidak tahu di mana kliennya berada.
Utusan AS untuk Venezuela mengejek pemerintah Spanyol.
"Mereka pergi ke rumahnya dan, sungguh mengejutkan, dia tidak ada di sana," kata utusan AS Elliott Abrams mengutip BBC, Jumat (15/11/2019).
"Hilangnya Carvajal cukup memalukan bagi pemerintah Spanyol," tambahnya.
Pihak berwenang AS di masa lalu mengatakan mereka percaya Carvajal memegang informasi yang bisa memberatkan Presiden Maduro.
AS dan pemerintah Presiden Maduro telah berselisih selama bertahun-tahun, dengan mantan memberikan sanksi keras pada yang terakhir.
(Rachmat Fahzry)