AJI Kritik Tindakan Represif Polisi Borgol Pemimpin Media di Surabaya

Debrinata Rizky, Jurnalis
Jum'at 15 November 2019 20:18 WIB
Unjuk rasa mendesak pengusutan kasus kekerasan terhadap wartawan di depan Kemenko Polhukam, Jakarta (Dede/Okezone)
Share :

Kayis meminta izin, karena memindahkan jaringan internal di kantor Duta tak mudah. Imbasnya, Duta Masyarakat tidak bisa terbit dalam waktu yang tidak ditentukan.

AJI Surabaya menuntut kepolisian meminta maaf atas tindakan yang berlebihan dengan memborgol Kayis. “Meminta kepada Kapolrestabes Surabaya untuk menindak anggotanya yang bersikap secara berlebihan dalam menangani peristiwa eksekusi Gedung Astranawa,” ujar Miftah.

 

AJI meminta kepada siapapun untuk menjaga marwah kebebasan pers, demi jaminan hak informasi publik.

“AJI Surabaya bersolidaritas kepada seluruh awak Duta Masyarakat yang sampai saat ini berusaha memulihkan kembali aktivitas keredaksiannya.”

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya