JAKARTA - Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Rasyidi meminta Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) memaksimalkan pencatatan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Sebab, hingga saat ini data inventarisasi aset baru mencapai Rp6,2 triliun dari jumlah aset keseluruhan Rp475 triliun di tahun 2019.
“Kami berharap tahun 2020 nanti paling tidak naik 10 persen untuk dicatat dalam inventaris aset-aset yang masuk,” katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (15/11/2019).
Baca Juga: Transjakarta Minta Dilibatkan dalam Pengelolaan Kawasan Transit
Ia berharap dengan adanya pencatatan aset yang baik dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Kita berharap mereka juga melakukan pendaftaran aset produktif maupun tidak, sehingga kita bisa mendapatkan dana dari aset yang tidak produktif seperti lahan kosong milik Pemprov, ketika dihidupkan lagi kan bisa menjadi pendapatan. Makanya, kami pun meminta BPAD agar ada perwakilan di setiap wilayah,” ujarnya.