SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menawarkan 4 opsi terhadap para pemilik pabrik tahu rumahan yang ada di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya, selama ini mereka memakai bahan bakar limbah plastik untuk memasak kedelai yang nantinya dijadikan tahu.
Padahal memakai bahan bakar limbah plastik untuk proses pembuatan tahu tidak diperbolehkan. Di samping akan berpengaruh pada kesehatan udara di sekitar, juga dikhawatirkan berpengaruh pada tahu itu sendiri. Sebab berdasarkan hasil penelitian, ayam yang memakai sampah plastik dan ampas tahu di sekitar lokasi kandungan telurnya berbahaya.
"Para IKM (Industri Kecil Menengah) segera mengganti bahan bakarnya yang lebih ramah lingkungan dan sehat. Ada 4 opsi. Satu, opsinya adalah wood pellet. Ini paling memungkinkan dan paling terjangkau menurut hitungan pak Bupati," terang Khofifah, Selasa 19 November 2019.
Baca Juga: Kelakar Gubernur Khofifah : Tak Perlu Pura-Pura Tegar Pahadal Ambyar