Seorang Pengusaha Malta Ditangkap Terkait Pembunuhan Wartawan

Rachmat Fahzry, Jurnalis
Kamis 21 November 2019 08:08 WIB
Yorgen Fenech. (Foto/Reuters)
Share :

Pada Juni, Dewan Eropa menyebut 17 Black dalam resolusi yang menguraikan "kelemahan mendasar" yang memungkinkan skandal besar tidak terkendali di Malta.

Laporan itu menyebutkan, 17 Black melakukan pembayaran besar kepada perusahaan-perusahaan rahasia Panama yang dimiliki oleh pejabat senior Malta dan juga menerima sejumlah besar uang dari seorang warga negara Azerbaijan.

Siapa lagi yang ditangkap?

Selain Fenech, ada tersangka perantara yang belum disebutkan namanya serta tiga tersangka lainnya yang juga ditahan atas pembunuhan wartawan itu.

Tiga pria yakni kakak beradik Alfred dan George Degiorgio serta teman mereka Vincent Muscat, semuanya berusia 50-an. Mereka dituduh merancang bom mobil yang menewaskan Caruana Galizia.

Mereka ditangkap pada Desember 2017 dan mengaku tidak bersalah dalam pra proses persidangan.

Vincent Muscat tidak terkait dengan perdana menteri.

Siapa Daphne Caruana Galizia?

Caruana Galizia adalah seorang reporter investigasi yang, dalam 30 tahun karirnya, telah bekerja untuk koran Sunday Times dan Malta Independent setempat.

Tetapi pada saat dia terbunuh dia terkenal karena blognya yang anti-korupsi, Running Commentary, yang telah dia susun sejak 2008.

Setelah artikel tentang Panama Papers bocor dan berdampak ke Malta, situs berita Politico menggambarkan Galizia sebagai seorang wanita yang berjuang melawan transparansi dan korupsi di Malta, negara kepulauan yang terkenal dengan korupsi.

Dia secara teratur diancam atau dipukul dengan klaim pencemaran nama baik dari tokoh-tokoh kuat yang dia ungkap. Dia juga menerima intimidasi dan ancaman terhadap hidupnya.

Sebelum kematiannya, Caruana Galizia mempertimbangkan meninggalkan Malta karena khawatir akan keselamatannya. Namun, dia menolak untuk ditempatkan di bawah perlindungan polisi.

Dia menerbitkan posting blog terakhirnya hanya setengah jam sebelum dia terbunuh.

"Ada penjahat di mana-mana kamu melihat sekarang," tulisnya. "Situasinya putus asa." 

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya