Pamerkan Penis di Depan Anak-Anak, Mantan Bintang Porno Ditangkap di Malta

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Okezone · Selasa 14 Agustus 2018 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 14 18 1936321 pamerkan-penis-di-depan-anak-anak-mantan-bintang-porno-ditangkap-di-malta-4C0WANJFif.jpg Ilustrasi.

KEJAHATAN seksual bisa terjadi kapan saja dan di manapun Anda berada. Oleh sebab itu sebagai orang tua yang bijak, seharusnya Anda lebih memperhatikan sang buah hati agar terhindar dari tindakan-tindakan yang tak senonoh.

Baru-baru ini, seorang mantan bintang porno ditangkap pihak kepolisian karena mengekspos penisnya di hadapan dua orang anak perempuan di sebuah supermarket lokal. Pria tersebut bernama Stevan Karanovic yang kini berusia 57 tahun dan tinggal di Rabat.

Karanovic ditangkap dengan tuduhan memperlihatkan kemaluannya kepada dua orang gadis yang sedang berdiri di depan konter keju supermarker Qormi pada akhir pekan lalu. Polisi yang mencari apartemennya lantas menemukan foto dan video porno anak-anak di bawah umur. Nahasnya, beberapa barang bukti tersebut melibatkan beberapa bayi yang baru lahir.

Karanovic ditangkap dan diseret pada awal pekan ini atas tuduhan pencemaran, produksi, akuisisi atau sirkulasi bahan perbuatan tidak senonoh yang melibatkan anak di bawah umur. Selain itu ia juga kerap telanjang atau berpakaian tidak senonoh di depan umum.

Inspektur, Roxanne Tabone menjelaskan bahwa polisi mendapatkan laporan terakhir di stasiun Qormi yang memberitahunya tentang dugaan flasher. Salah satu dari gadis itu telah mengatakan kepada ibunya untuk tidak melihat ke belakang karena ada seorang lelaki tua dengan penis yang dikeluarkan.

Orangtua anak yang merasa terancam, lantas meminta manajemen supermarket untuk menangkap dan menahan tersangka sampai polisi tiba. Keesokan harinya, dua gadis tersebut berbicara kepada polisi di hadapan orang tua mereka. Mereka ingat bagaimana mereka berdiri di dekat sebuah rak keju dan seketika seorang pria paruh baya mengangkat celana pendek untuk mengeluarkan penisnya.

Ketika sang orang tua melihat hal tersebut, ia dengan cepat menutupi tubuh anaknya dengan tas. Anak-anak ini tidak merasa terancam atau berteriak, karena merasa tidak membahayakan. Mereka hanya tertawa dan terlihat jijik. Kabarnya pria itu diduga mengikuti anak kecil itu di sekitar supermarket selama beberapa menit. Ia mengulangi gerakan tidak senonohnya setiap kali mereka melihat ke arahnya.

Tersangka, yang diduga anggota kelompok nudist, mengaku kepada polisi bahwa ia telah merasakan kebutuhan untuk menunjukkan dirinya. “Anak-anak tidak mengancam atau berteriak, mereka tidak membahayakan. Mereka hanya tertawa atau terlihat jijik,” tutur Karanovic.

Lelaki itu kemudian menjelaskan bahwa ia telah melakukan insiden lain seperti itu selama tiga tahun terakhir sejak dia pindah ke Malta. Ketika polisi menggeledah apartemennya di Rabat, mereka menemukan banyak konten pornografi dalam berbagai hal, termasuk gambar dan video yang melibatkan anak-anak, bahkan bayi yang baru lahir.

Sejumlah CD, pen drive, dan komputer yang diambil dari kediaman pria itu disita sebagai barang bukti oleh pihak penuntut, bersama dengan tas kulit kecil yang diduga telah digunakan pelakunya untuk menutupi dirinya sendiri pada saat insiden supermarket.

Inspektur Tabone menyatakan pria itu pertama kali memberi tahu polisi bahwa dia telah menjelajah ke konten pornografi anak hanya karena penasaran. Karanovic mengakui bahwa ia adalah seorang kolektor porno dan juga seorang bintang porno di rumah.

Inspektur Shaun Ferriggi, juga menuntut, pria itu tidak memiliki kewarganegaraan tetap di Malta dan telah berganti alamat beberapa kali. Terlebih lagi, risiko melarikan diri adalah hal yang nyata dilakukan karena tiket pesawat ke Kroasia telah ditemukan di tangan pria itu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini