Lantaran merasa diuntungkan, oknum Satpol PP itu langsung menyebarkan adanya kejanggalan sistem pada mesin ATM Bank DKI kepada teman-temannya. Pemeriksaan pun sudah dilakukan terhadap Manajemen Bank DKI.
"Kerugian sampai saat ini, (berdasarkan) hasil audit sekitar Rp50 miliar. Manajemen dari Bank DKI sudah dilakukan pemeriksaan. Mereka masih memverifikasi kira-kira kesalahan apa yang terjadi dalam sistem ini, masih didalami tim dari Bank DKI," ujarnya.
Baca Juga: Polisi Duga Pembobol ATM Bank DKI Rp32 Miliar Berjumlah 41 Orang
(Arief Setyadi )