AFRIKA Selatan memblokir penjualan senjata ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Hal tersebut terjadi karena adanya sengketa inspeksi yang membahayakan bisnis miliaran dolar dan ribuan pekerjaan di industri persenjataan.
Penghentian tersebut terkait dengan adanya klausa dalam dokumen ekspor yang mengharuskan pelanggan asing berjanji untuk tidak mentransfer senjata ke pihak ketiga. Selain itu pejabat Afrika Selatan juga berhak memeriksa fasilitas mereka untuk memverifikasi kepatuhan. Demikan berita yang dilansir dari Reuters.
“Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang menyumbang setidaknya sepertiga dari ekspor senjata Afrika Selatan dan terlibat dalam perang di Yaman, menolak inspeksi yang mereka anggap melanggar kedaulatan mereka,” kata sumber Reuters tersebut.
Oman dan Aljazair juga menolak inspeksi tersebut, sehingga impor senjata dari Afrika Selatan diblokir, tambah pejabat industri itu.
Milliter Arab Saudi (Ario Ardi/iNews)